Pasrah dan Berserah
Kenapa ya ketika kita sudah merelakan, justru ia memberi arti sebuah kedatangan? Ketika kita sudah merasakan kehilangan, jutsru ia memberi arti sebuah kehadiran? Ngerasain juga gak sih? Kalau dibilang bahwa hidup itu gak perlu banyak pertanyaan. Aku setuju. Memang hidup itu bukan soal pertanyaan yang harus ada jawaban, tapi soal bagaimana menjalankan. Aku pernah berada di satu titik ketika aku benar-benar pasrah, ketika aku udah merasa bahwa aku menyerah, justru Tuhan mendekatkan apa yang dulunya aku inginkan. Rasanya kayak “Wah! Seriusan?!” Kayak gak percaya sama apa yang Tuhan kasih. Bikin hati berasa bahagia banget. Sama kayak aku pernah nulis di sebuah kertas, dulu banget pas awal masuk kuliah. Aku pernah dengar kalau kita menginginkan sesuatu, dekati yang Maha Memiliki Segalanya. Rabbmu. Niatkan segalanya hanya atas nama dia. Hanya untuk dan demi Dia. Bukan memaksakan keadaan untuk menyesuaikan apa yang kamu inginkan. Nah waktu itu, aku nulis di kertas, list yang harus terwu...