Doa-doa Menerima
Soal menerima adalah jalan yang menjadi pilihan atau terpilih dari sebuah kebuntuan. Menjadi pilihan karena itu adalah bulat sebuah keputusan yang dipertimbangkan. Atau justru itu adalah alternatif dari sebuah kebuntuan. Memunculkan beberapa partikel harapan setelahnya. Setelah menerima akan muncul doa-doa. Doa-doa yang khidmat dipanjatkan kepada Sang Pemilik Kuasa. Tidak ada yang lebih istimewa dari menerima, lantas memohon yang terbaik menurut-Nya. Sebab manusia mungkin saja memiliki kuasa tapi yang berkuasa atas itu semua tetaplah Dia. Lantas apakah menerima masih menjadi jalan satu-satunya? Atau justru itu adalah jalan nomor satu dari segalanya? :)