Sabar Ya

Kemarin berpesan, bulan depan baik-baik saja ya dengan keadaan. Hari ini kembali berpesan, esok berbaiklah dengan keadaan. Semua hal perlu kebaikan rupanya untuk merasakan baik-baik saja. 

Semua keinginan berbulan-bulan tertahankan. Semua impian diredamkan. Semuanya di bawah tekanan.

Ingin rasanya menyudahi segala keresahan, kegundahan, kebingungan. Lantas jika ada yang bertanya, "Bagaimana kabarmu?" Bisa menjawab dengan lantang, baik-baik saja seperti keadaan sekarang.

Sabar ya, ujian jamaah ini akan menemui kesudahan. Kemudian kita akan merayakan dengan kesenangan dan ketenangan. Bukankah itu yang memang kita idam-idamkan sampai sekarang? 

Semoga ya, semoga Tuhan mengabulkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu dan Saya-Selesai

OK-TO-BERsedih

Bagian Kelam I